This option will reset the home page of BAMS WONG KLATEN restoring closed widgets and categories.

Reset BAMS WONG KLATEN homepage

Cara Menghitung Bunga Pinjaman di Bank, Penting Diketahui!

Cara menghitung bunga BankSemakin berkembangnya perbankan di Indonesia menjadikan masyarakat  lebih mudah terhadap akses ke sebuah Bank, salah satunya dalam hal pinjaman Bank menyediakan banyak fasilitas, misalkan kredit pinjaman untuk usaha, kredit usaha investasi, kredit pinjaman tanpa agunan/ jaminan, dan lain sebagainya.

Akan tetapi dengan banyaknya fasilitas pinjaman yang disediakan Bank hendaknya Anda mengerti cara menghitung bunga yang ditentukan oleh Bank, jangan mudah terbujuk oleh hal-hal yang merugikan Anda sebagai debitur nantinya.

Biasanya hal yang ditanyakan oleh calon peminjam atau debitur adalah bunga, berbeda Bank umumnya mempunyai suku bunga pinjaman yang berbeda pula, misalkan Bank A memberlakukan bunga pinjamannya sebesar 1%, kemudian Bank B bunga 1,5% dan Bank C bunga 2% dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana menghitungnya? Perlu Anda ingat bahwa persentase bunga yang disampaikan Bank (1%, 2%, dst.) umumnya dihitung setiap bulannya. Ilustrasinya seperti ini,

Contoh 1,

Santoso meminjam uang  sebesar Rp. 20.000.000,- di Bank A dengan suku bunga 1% per bulan, diangsur selama 3 tahun (36 bulan), berarti perhitungan secara gampangnya adalah:

Angsuran pokok
Rp. 20.000.000,- : 36 = Rp. 555.555,-

Bunga bulanan
Rp. 20.000.000,- x 1% = Rp. 200.000,-

Total angsuran tiap bulan
Angsuran pokok + Bunga = Rp. 555.555,- + Rp. 200.000,- = Rp. 755.555,-

Jadi, Santoso harus mengangsur Rp. 755.555,- per bulan selama 3 tahun (36 bulan) di Bank A.

Contoh 2

Santoso meminjam uang  sebesar Rp. 20.000.000,- di Bank B dengan suku bunga 2,5% per bulan, diangsur selama 2 tahun (24 bulan), berarti perhitungan secara gampangnya adalah:

Angsuran pokok
Rp. 20.000.000,- : 24 = Rp. 833.333,-

Bunga bulanan
Rp. 20.000.000,- x 2.5% = Rp. 500.000,-

Total angsuran tiap bulan
Angsuran pokok + Bunga = Rp. 833.333,- + Rp. 500.000,- = Rp. 1.333.333,-

Jadi, Santoso harus mengangsur Rp. 1.333.333,- per bulan selama 2 tahun (24 bulan) di Bank B.

Dari dua contoh di atas yang perlu diperhatikan adalah suku bunga yang diberikan Bank, antara 1% dan 2,5% dilihat dari  angka memang selisihnya kecil, tapi jika diterapkan dalam bunga Bank maka akan menjadi nilai yang cukup signifikan karena bunga 1% dan 2,5% tersebut berlaku untuk bunga setiap bulannya.

Hal lain selain bunga yang perlu Anda ketahui sebelum meminjam uang di Bank adalah biaya-biaya pra realisasi seperti biaya administrasi, biaya provisi, biaya asuransi-asuransi dan lain sebagainya, biaya-biaya tersebut sebaiknya Anda tanyakan terlebih dahulu sebelum Anda mengajukan kredit di Bank.

Banyak masyarakat yang masih bingung cara menghitung bunga pinjaman di Bank, contoh-contoh di atas semoga menjadikan pembaca memikirkan kembali sebelum memutuskan pengambilan pinjaman di Bank, karena bunga 1% atau 2% yang ditawarkan Bank berlaku tiap bulannya.

Dan masih banyak hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum meminjam di Bank, misalkan memilih jenis bunga apakah flat murni, efektif, anuitas dan sebagainya. Sebaiknya Anda mengerti, hal tersebut akan coba kami rangkum dalam artikel selanjutnya melalui link di bawah ini:

Memahami Trik-Trik Bank dalam Sistem Bunga Pinjaman

Baca Juga:

Cara Meminjam Uang di Bank untuk Pemula

Relevan Tags:

cara menghitung bunga bank (559), bunga pinjaman bank (374), cara menghitung bunga pinjaman (319), perhitungan bunga bank (157), cara menghitung bunga (153)
iklan

8 Comments

  1. [...] Cara Menghitung Bunga Pinjaman di Bank, Penting Diketahui! [...]

  2. Rohmad says:

    manteb dah situsnya,,,, :) salam kenal …

  3. aty indah sari says:

    baguss situsnya, agar nasabah gak rewel pas wktu mau pelunasan atau bayar angsuran , lebih baik tau detailnya semua biaya dan perhitungan bunga dari awal

  4. sayyida ahmad says:

    memang.,. benar, namun cara yang lebih tepat untuk peminjaman uang di ban itu seperti apa., apakah ada alternatif lain yang memang lebiah bagus, dalam artian lebiah murah, buanganya, ketimbang di bank.,. misalnya di bmt atau yang lainnya/..,

  5. ted riyad says:

    sbnarnya perhitungan suku bunga apakah smudah itu? karna jk dihitung dari simulasi2 prhitungan yg didapat dari bank atau simulasi yg mnggunakan software seperti disitus ini http://www.dudung.net/perhitungan-bunga-kredit-flat-efektif-dan-anuitas.html
    brbeda hasilnya.

  6. anto says:

    bagaimana caranya menghitung sisa pokok pinjaman di bank

  7. anto says:

    gampang aja
    caranya…

    (A x T – P) / P x 100 / T

    Ket : A = jumlah angsuran
    T = Jangka Waktu Kredit
    P = pokok pinjaman (Plafond)

  8. sependapat dengan perhitungan diatas. semoga banyak yang membaca artikel ini terutama calon nasabah dan juga para nasabah.

Leave a Reply