This option will reset the home page of BAMS WONG KLATEN restoring closed widgets and categories.

Reset BAMS WONG KLATEN homepage

Korban Gempa Bayat Mulai Mandiri

Miliki Showroom Setelah 5 Tahun Didampingi IOM-JRF

KLATEN – Pelan tapi pasti. Perajin batik Desa Kebon, Kecamatan Bayat mulai mandiri. Kini para perajin batik tulis di Desa Kebon itu telah memiliki sebuah showroom bernama Showroom ‘Batik Tulis Kebon Indah’ yang sekaligus menjadi showroom pertanian sawah ‘Saras Mulyo’.

Sebelumnya, pascaterjadi gempa DIJ-Jateng tahun 2006, warga di daerah-daerah terdampak gempa DIJ-Jateng mendapatkan pendampingan dan pemulihan.  Tidak kurang dari 169 perajin batik di sana mendapatkan pendampingan dari IOM-JRF berupa pelatihan teknik membatik, salah satu di antaranya bernama UMK Batik Kebon Indah.

Para pembatik yang dibagi menjadi 5 kelompok ini akhirnya bisa beralih menjadi perajin batik setelah sebelumnya hanya bekerja sebagai buruh batik putihan. Saat ini mereka telah memiliki ruang untuk memamerkan hasil karya mereka.
Selain itu, dalam program pemulihan mata pencaharian IOM-JRF juga melakukan pendampingan pada 12 petani anggota UMK Saras Mulyo. Pendampingan yang diberikan berupa pelatihan teknis tentang pertanian organik, pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk, pembuatan pestisida organik dan penggunaan benih lokal.

Salah seorang perajin Batik Tulis Kebon Indah mengaku bersyukur karena jalannya untuk mandiri semakin terbuka. “Dengan ini, berarti pendampingan IOM sudah selesai, tetapi kami yakin bisa bertahan dengan atau tanpa IOM setelah semua pendampingan dari IOM termasuk showroom,” terang Dalmini yang kini menjadi Ketua Tim Promosi Desa Batik Tulis Kebon Indah.

Manajer JRF Shamima Khan mengatakan, program pendampingan yang ada selama ini memang bertujuan untuk memandirikan warga di daerah terdampak gempa yang didampingi oleh IOM-JRF.
“Program penggantian aset dan pelatihan ini merupakan salah satu kontribusi IOM agar ke depan masyarakat dapat melanjutkan program tanpa dampingan IOM,” ujarnya. (yas)

Disalin dari: Radar Jogja, 03/06/2011


Relevan Tags:

gempa klaten (6), kebon bayat (3), batik kebon bayat (2), showroom batik kebon indah (2), desa kebon klaten (2)
iklan

Leave a Reply