This option will reset the home page of BAMS WONG KLATEN restoring closed widgets and categories.

Reset BAMS WONG KLATEN homepage

Nikmatnya padusan bernuansa alami di Umbul Ingas

Semilir angin menerobos pepohonan yang tinggi menjulang ke angkasa.

Daunnya yang rindang membuat suasana tetap sejuk meski matahari bersinar dengan terangnya. Lokasinya yang berada jauh dari perkotaan membuatnya bebas dari kebisingan serta kepulan asap kendaraan bermotor. Suasana semakin alami tatkala terdengar suara gemericik air yang mengalir langsung dari sumbernya.

Begitulah kesan alami yang tampak dari Objek Wisata Umbul Ingas, Tulung, Klaten saat Espos menginjakkan kaki di dalamnya. Tak heran, kemurnian alam yang cukup kentara di dalamnya menjadikan objek wisata ini menarik minat belasan ribu pengunjung untuk mengikuti upacara Padusan, Selasa (10/8). Cukup dengan merogoh kocek senilai Rp 5.000, pengunjung bisa menikmati keindahan alam di objek wisata ini.

Mereka umumnya datang berkelompok yang berasal tak hanya dari Klaten tetapi juga dari Boyolali, Solo, Sukoharjo, dan lain-lain. Sebagian besar mereka datang untuk berenang, namun tidak sedikit pula yang sekadar ingin menikmati suasana keindahan alam di lokasi sambil menikmati hidangan di lokasi.

Hingga kini, objek wisata ini memiliki fasilitas bermain seperti flying fox sejauh 80 meter, tiga kolam renang, satu kolam arus, ember tumpah, waterboom setinggi sekitar 25 meter dan sepanjang 104 meter, dan lain-lain. Akan tetapi, pada hari itu pengelola Objek Wisata Umbul Ingas tidak mengoperasikan waterboom demi keamanan pengunjung. “Pengunjung sangat ramai. Kondisi kolam selalu dipadati pengunjung yang sedang berenang. Kami khawatir akan terjadi tabrakan pada saat pengunjung lain meluncur dari atas,” ujar pengelola Objek Wisata Umbul Ingas, Darmadi saat ditemui wartawan di kantornya.

Tidak beroperasinya waterboom yang sudah gencar dipromosikan tersebut disesalkan sejumlah pengunjung. Rini, 17, salah seorang pengunjung asal Sukoharjo mengaku penasaran ingin mencoba waterboom tersebut. Kendati demikian, Rini tidak mau larut dalam kekecewaan. Bersama tiga orang temannya, Rini berusaha menghibur diri dengan berenang di kolam serta menikmati keindahan alam di dalamnya.

Perayaan upacara padusan tersebut diawali dengan kegiatan kirab budaya yang diikuti oleh drumband siswa, rombongan kesenian reog, serta duta wisata klaten atau pemenang Mas dan Mbak Klaten 2010, Hamenang Wajar dan Rika Karsitra Sari. Dalam kesempatan itu, Bupati Klaten, Sunarna menandai perayaan Padusan dengan memandikan pasangan Mas dan Mbak Klaten. – Oleh : Moh Khodiq Duhri

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Rabu, 11 Agustus 2010 , Hal.VI


Relevan Tags:

umbul cokro (6), PADUSAN (3), UMbul klaten wisata (2), cokro umbul (2), Umbul Cokro Tulung (2)
iklan

Leave a Reply