This option will reset the home page of BAMS WONG KLATEN restoring closed widgets and categories.

Reset BAMS WONG KLATEN homepage

Pemkab Klaten Utang Ongkos Fotokopi Rp 14 Juta

ilustrasi

KLATEN  – Sumarni (41) terpaksa rajin menagih 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jateng.

“Sebenarnya juga ada perasaan sungkan setiap bulan menagih, tapi bagaimana lagi mereka belum ada reaksi. Bulan ini saja saya harus tombok Rp 600 ribu. Untuk bulan-bulan sebelumnya masih ada simpanan modal yang bisa dipakai untuk menomboki,” ucapnya, saat berada di bilik fotokopi Pemkab Klaten, Jumat (7/10/2011).

Berdasarkan data tagihan fotokopi SKPD di Pemkab Klaten, Sumarni memiliki bon yang belum dibayar sebesar Rp 14.620.100. Tunggakan yang belum dibayar bervariasi, mulai April hingga September 2011. Nilai  utang yang tertinggi ada di SKPD Humas senilai Rp 3.482.550, dan SKPD Umum Rp 3.192.600. Sumarni mengeluhkan hal tersebut karena baru kali ini pembayaran molor hingga sampai empat bulan lebih.

“Memang pembayaran biasanya tidak tentu, ada yang rutin dibayar tiap bulan, ada juga yang sampai tiga bulan. Namun kali ini agak parah, hingga enam bulan belum juga dibayar. Alasannya mereka dana belum cair. Kalau yang utangnya kecil-kecil sudah konfimasi akan dilunasi,” jelas Sumarni .

Mengetahui hal tersebut, salah satu pihak SKPD yang masih terlilit utang biaya fotokopi mengatakan akan membayar utangnya, Senin (10/10/2011). Menurutnya, pembayaran terlambat karena menunggu pencarian dana cetak dan penggandaan tiap SKPD dari Pemkab Klaten.

“Senin dana sudah cair, dan besok itu juga bisa kami lunasi. Terkendalanya kami belum membayar dikarenakan dana untuk kebutuhan tersebut belum dicairkan,” tegas Kasubag Tata Usaha dan Keuangan Bidang Umum, Amin Mustofa, kepada wartawan.

Ia mengaku baru kali ini terlambat hingga empat bulan, dari Juni hingga September 2011. “Biasanya kami selalu membayar  setiap dua bulan sekali,” tambah Amin, yang mengaku tak mengetahui alasan pencairan dana tersebut sampai macet.

Disalin dari: Tribun Jogja – Jumat, 7 Oktober 2011

Relevan Tags:

usaha photocopy di jogja (3)
iklan

2 Comments

  1. fian says:

    alasan klasik,

  2. yully says:

    woooowwww………….ndk malu tuchhh………browww

Leave a Reply