This option will reset the home page of BAMS WONG KLATEN restoring closed widgets and categories.

Reset BAMS WONG KLATEN homepage

Umbul Ingas kebanjiran pengunjung

cokro-tulung-klatenKlaten (Espos) Pengunjung objek wisata Umbul Ingas di Desa Cokro Kecamatan Tulung, Klaten, pada hari pertama tahun 2010, Jumat (1/1), membeludak. Akibatnya, pihak pengelola kewalahan lantaran lahan parkir yang tersedia tak mampu menampung luapan kendaraan pengunjung.

Berdasarkan pantauan, kemarin, luapan jumlah pengunjung menyebabkan wahana wisata air yang belum selesai direvitalisasi itu terlihat sangat padat. Kebanyakan pengunjung merupakan rombongan keluarga yang berdatangan dari berbagai wilayah. Selain itu, tak sedikit pasangan muda-mudi yang menghabiskan waktu libur dengan bermain air.
Pengelola Umbul Ingas, Darmadi mengungkapkan, jumlah pengunjung dipastikan melebihi angka 5.000 orang. ”Ini di luar dugaan karena target kami tadinya hanya 1.500 pengunjung karena Tahun Baru bertepatan dengan Hari Jumat. Ternyata setelah Salat Jumat, pengunjung yang datang terus mengalir sehingga kami sempat kewalahan, khususnya dalam pengaturan kendaraan di lahan parkir,” jelasnya.
Menurut Darmadi, dengan ditambahnya loket pembelian karcis yang semula dua loket menjadi tiga loket, antrean pengunjung yang akan masuk ke objek bisa diminimalisasi. Namun demikian, pihaknya mengaku belum bisa memberikan pelayanan maksimal kepada wisatawan, lantaran sejumlah lokasi dalam area Umbul Ingas belum rampung direvitalisasi.
Saat disinggung mengenai harga tiket masuk, menurutnya sama saja dengan hari biasa, yakni Rp 5.000 per orang. Lebih lanjut, Darmadi memprediksi angka kedatangan pengunjung akan terus ramai hingga Minggu (3/1). ”Karena anak sekolah masih libur. Tapi untuk target pengunjung kami tak muluk-muluk,” urainya.
Pada bagian lain, salah seorang pengunjung, Setyaningsih, 30, warga Kartasura, Sukoharjo, sengaja datang ke Umbul Ingas bersama anggota keluarganya karena penasaran dengan pemberitaan di media tentang pembangunan water boom di objek wisata tersebut. ”Ini mau nyoba papan luncurnya. Sepertinya menyenangkan,” urainya.
Sementara, Winarto, 38, warga Tegalgondo, Wonosari menuturkan, seharusnya sejak dulu Umbul Ingas digarap dengan bagus sehingga menambah daya tarik pengunjung. ”Semoga saja kalau sudah jadi harga tiket masuknya tidak dinaikkan. Karena di sini sangat pas untuk berwisata bersama keluarga,” ungkapnya. – Oleh : rei

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Sabtu, 02 Januari 2010 , Hal.VII


Relevan Tags:

informasi umbul cokro klaten (4), harga tiket masuk umbul ingas klaten (3), htm cokro klaten (3), waterboom umbul ingas (2), htm objek wisata cokro (2)
iklan

Leave a Reply